AQUA Hadirkan Sensasi Adem Alami, Dari Alam untuk Keluarga Indonesia
- Dok. Viva Parenting/Fida
Parenting – Air minum bukan sekadar pelepas dahaga. Bagi keluarga, terutama para moms, air adalah fondasi kesehatan yang sering kali dianggap sederhana, padahal perannya sangat krusial dalam kehidupan sehari-hari. Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air, sehingga kualitas air yang dikonsumsi akan sangat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Namun, tidak semua air layak untuk diminum. Masih banyak keluarga yang mengandalkan air rebusan di rumah. Pertanyaannya, apakah cara tersebut sudah cukup aman di masa sekarang?
Air Minum yang Tepat untuk Keluarga
Air minum memang kebutuhan dasar, tetapi kualitasnya tidak boleh diabaikan. Merebus air memang bisa membantu membunuh sebagian mikroorganisme, tetapi tidak sepenuhnya menjamin air bebas dari kontaminasi. Bahkan, jika proses penyimpanan kurang higienis, bakteri bisa kembali berkembang.
Di era modern seperti sekarang, memilih air mineral yang steril dan memiliki kandungan mineral seimbang menjadi pilihan yang lebih aman dan praktis. Air mineral diproses dengan standar ketat untuk memastikan kebersihan dan kualitasnya tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.
Kesegaran Air Dimulai Jauh Sebelum Diminum
Sering kali kita hanya merasakan segarnya air saat diminum. Padahal, kualitas air tersebut sudah terbentuk jauh sebelum sampai ke rumah kita. Air yang berasal dari ekosistem yang terjaga memiliki karakter rasa yang berbeda menjadi lebih segar, alami, dan terasa “adem” bahkan tanpa harus didinginkan.
“Air yang baik tidak diciptakan, tapi dijaga sejak dari alamnya. Karena itu, menjaga ekosistem sumber air adalah fondasi utama untuk memastikan kualitasnya tetap konsisten, termasuk sensasi adem yang dimiliki air,” jelas Jeffri Ricardo, Senior Manager Public Affairs & Sustainability AQUA.
Menjaga Air dari Hulu adalah Fondasi Kualitas
Perjalanan air dimulai dari kawasan hulu, salah satunya di Bukit Emmon, lereng timur Gunung Merapi. Kawasan ini merupakan daerah tangkapan air (recharge area) yang dijaga oleh lebih dari 141 ribu pohon keras seperti pohon mahoni dan suren.
Pohon-pohon tersebut berperan sebagai benteng alami yang membantu air hujan meresap ke dalam tanah, mengisi akuifer, serta mencegah erosi. Akuifer sendiri adalah lapisan bawah tanah yang menyimpan dan mengalirkan air secara alami.