Banyak yang Keliru! Stunting Bukan Sekadar Anak Pendek, Ini Tanda Awalnya Menurut Dokter

Ilustrasi Anak Sulit Makan
Sumber :
  • Magnific.com

Parenting – Masih banyak orang tua yang menganggap stunting hanya ditandai dengan tubuh anak yang lebih pendek dibanding teman sebayanya. Padahal, anggapan tersebut kurang tepat. Menurut para pakar, tinggi badan yang pendek justru merupakan dampak yang muncul belakangan. Proses stunting sebenarnya sudah terjadi jauh sebelumnya.

Anak Demam Jangan Asal Kasih Obat! Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua

Dokter Spesialis Anak, Yulia Hernawati, menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam waktu lama. Dampaknya bukan hanya memengaruhi tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak anak.

"Yang menjadi masalah besar bukan hanya tubuh anak yang pendek, tetapi perkembangan otaknya juga dapat terhambat sehingga kemampuan belajar dan kecerdasannya di masa depan ikut terdampak," jelas dr. Yulia.

Nikita Willy Pilih Outfit Nyaman untuk Issa, Dukung Si Kecil Aktif Bermain dan Bereksplorasi

Stunting Tidak Hanya Soal Tinggi Badan

Menurut World Health Organization, stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam waktu lama, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi dan pengasuhan yang optimal, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Moms, Jangan Anggap Sepele Jam Tidur Anak! Ini yang Terjadi pada Otaknya Saat Tidur

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan perkembangan kognitif, menurunkan kemampuan belajar, hingga berdampak pada produktivitas anak ketika dewasa nanti. Karena itu, pencegahan stunting sebaiknya dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum tinggi badan anak mulai tampak lebih pendek.

Tanda Awal Stunting Justru Terlihat dari Berat Badan

Menurut dr. Yulia Hernawati, salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah berat badan anak yang tidak bertambah sesuai usianya atau dikenal sebagai weight faltering.

Anak mungkin mengalami beberapa kondisi berikut:

  • Berat badan tidak naik dalam beberapa bulan.
  • Grafik berat badan cenderung datar.
  • Berat badan justru menurun.

Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa kebutuhan nutrisi anak belum terpenuhi dengan baik dan perlu segera dievaluasi. "Jangan menunggu anak menjadi pendek. Saat berat badannya mulai tidak naik, itu sudah menjadi alarm bagi orang tua untuk segera bertindak," ujarnya.

Pantau Grafik Pertumbuhan Setiap Bulan

Pakar dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pentingnya memantau pertumbuhan anak secara rutin melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan setiap bulan, terutama pada balita.

Halaman Selanjutnya
img_title