Preschool Anak 3 Tahun, Perlukah? Ini Kata Psikolog

Ilustrasi anak bermain di taman
Sumber :
  • Freepik.com

Parenting – Perkembangan dunia pendidikan saat ini kian pesat. Tidak sedikit orang tua yang kemudian menyekolahkan anak mereka sejak dini. Secara teori, usia tiga tahun merupakan fase yang penting dalam tumbuh kembang anak-anak. Di masa ini, perkembangan bahasa, motorik, serta sosialisasinya akan mengalami peningkatan yang pesat.

Menurut Psikolog Klinis di RSJ Menur Surabaya, Danang Baskoro, pemahaman sekolah dini harus dilihat dari segi kontekstual. Artinya, sekolah yang dimaksudkan adalah saat anak duduk dan belajar satu materi.

Sementara itu, konsep sekolah dini untuk anak usia tiga tahun ini berbeda dengan sekolah formal. Sekolah untuk anak usia tiga tahun dikenal sebagai sekolah preschool di mana anak berkumpul di satu tempat untuk anak seumurannya yang terkadang didampingi orang tuanya.

Danang menyebut, sekolah dini untuk anak usia tiga tahun ini bukanlah sesuatu yang diwajibkan. Bukan tanpa alasan, hal tersebut karena di usia ini yang terpenting bagi anak adalah mengenal Ibu.

"Sekolah dini untuk anak usia 3 tahun bukanlah sesuatu yang wajib atau urgent, Moms. Sebab, di usia ini, yang paling penting adalah anak dapat mengenal dengan baik, ibunya," ujarnya, seperti yang dikutip HaiBunda.

Meski begitu, bukan berarti sekolah dini ini tidak penting ya, Moms. Mendaftarkan anak ke sekolah dini bisa mengajarkan anak konsep sosialisasi atau interaksi dengan teman seumuran, termasuk belajar tentang kepemilikan barang dan meniru kemampuan anak lain.

Anak usia tiga tahun pun belum perlu diajarkan cara membaca dan menulis. Hal ini karena perkembangan kognitifnya belum mencapai ke tahap tersebut.

"Idealnya, anak baru bisa diajarkan membaca dan menulis di usia 6 tahun," tutur Danang.