Kenali Gejala Penyakit Kawasaki, Muncul Bertahap dan Perlu Dipantau

Ilustrasi Anak Sakit
Sumber :
  • Freepik.com

Parenting –Penyakit kawasaki masih terdengar awam ditelinga para orang tua. Namun beberapa gejala diantaranya mirip dengan infeksi lain dan ini perlu dikenali agar tidak melebar serta menjadi penyakit serius.

Perubahan Iklim Picu Penyebaran Penyakit Tropis, IDAI: Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Najib Advani, Sp.A, Subsp.Kardio(K), M.Med(Paed) menjelaskan, penyakit kawasaki pada anak sering tidak dikenali sejak awal. Penyakit iwdni umumnya ditandai demam tinggi yang berlangsung sedikitnya lima hari dan tidak membaik dengan antibiotik, disertai beberapa tanda klinis khas pada mata, mulut, kulit, dan kelenjar getah bening.

"Gejala utamanya demam menetap. Lalu mata merah tanpa kotoran (belek), bibir merah dan pecah, lidah tampak seperti stroberi, ruam di kulit, serta telapak tangan dan kaki tampak merah dan bengkak,” kata Najib dalam seminar daring yang diselenggarakan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (10/02/26).

IDAI Ingatkan Risiko Distribusi Susu Formula Massal, Tegaskan ASI dan Pangan Lokal Kunci Cegah Stunting

Pembesaran kelenjar getah bening di leher, lanjutnya, juga kerap muncul pada pasien. Namun, tanda-tanda tersebut tidak selalu hadir bersamaan sehingga diagnosis bisa terlewat pada pemeriksaan awal.

"Gejalanya bisa muncul bertahap, tidak selalu sekaligus. Hari ini demam, besok muncul ruam, lalu mata merah. Karena itu perlu pemantauan,” katanya.

Waspada! Ini Gejala Monkey Malaria yang Sering Tak Disadari

Ia mengatakan, sejumlah kasus kawasaki pada anak sempat diduga sebagai campak, infeksi virus, hingga radang usus buntu karena keluhan nyeri perut dan diare. Padahal, keterlambatan diagnosis meningkatkan risiko komplikasi pada jantung.

Dia juga menyoroti tanda khas lain yang sering terlewat, yaitu bekas suntikan vaksin BCG (Bacillus Calmette Guérin) di lengan yang tampak kembali merah dan meradang saat fase akut kawasaki.

"Bekas BCG bisa menjadi merah dan aktif lagi. Itu petunjuk penting yang bisa dilihat langsung tanpa pemeriksaan rumit," kata Najib.

Pada fase berikutnya, kulit ujung jari tangan dan kaki dapat mengelupas. Setelah fase akut dan subakut terlewati, dapat muncul garis melintang pada kuku sebagai bagian dari fase pemulihan.

"Kami mengingatkan tenaga kesehatan dan orang tua untuk mempertimbangkan kawasaki sebagai kemungkinan diagnosis pada anak dengan demam beberapa hari, disertai ruam dan mata merah tanpa kotoran. Agar pasien segera mendapat pemeriksaan lanjutan jantung," pungkasnya.