3 Langkah Bangunin Anak Sahur Tanpa Drama

Ilustrasi anak bangun tidur
Sumber :
  • Freepik.com

ParentingRamadan bukan cuma tentang anak belajar menahan lapar, tapi juga belajar bangun sahur. Dan jujur pasti disini Moms and Dads juga belajar sabar, sabar dalam  bangunin sahur anak, hal ini sering jadi tantangan tersendiri.

Realita Gangguan Kecemasan Jadi Isu Dibalik Ekspektasi Perayaan Idulfitri

Ada yang berakhir dengan drama, tangisan, sampai sesi negosiasi dini hari yang melelahkan. Padahal, pengalaman pertama anak bangun sahur bisa jadi memori penting yang akan mereka ingat tentang bulan Ramadan.

Supaya momen sahur nggak selalu identik dengan rewel dan ngambek, dan ada teriakan serta omelan, ternyata cara membangunkan anak juga perlu bertahap dan ada triknya Moms. 

Pahami Kesiapan Tubuh di Balik Pola Kesehatan Ramadan dan Idulfitri

1. Keluarkan Anak dari Deep Sleep

Saat tidur, anak berada dalam fase deep sleep atau tidur lelap. Di fase ini, otak masih dalam kondisi ketidaksadaran penuh. Jadi kalau kita langsung menyuruh anak bangun dan berdiri, tubuhnya sebenarnya belum siap.

Minggu Ketiga Ramadan, Halodoc Laporkan Meningkatnya Gangguan Kecemasan, Simak Faktanya

Menurut American Academy of Sleep Medicine, anak yang dibangunkan secara tiba-tiba dari fase tidur dalam cenderung mengalami sleep inertia yaitu kondisi di mana tubuh terasa lemas, bingung, bahkan rewel karena otak belum sepenuhnya “bangun”.

Coba Moms mulai dengan membangunkan secara perlahan. Bisa dari llus punggung atau tangannya sambil berbisik lembut, “10 menit lagi bangun ya, Nak.” Tujuannya sederhana, membantu anak keluar dulu dari kondisi tidurnya, bukan langsung aktif dalam satu waktu.

2. Transisi

Setelah anak mulai merespons, bantu ia duduk di tempat tidur. Elus kepalanya, bacakan doa bangun tidur, lalu usap wajahnya perlahan. Tahapan ini ternyata juga sesuai sunnah Rasulullah SAW. Dalam hadits riwayat HR Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Rasulullah SAW ketika bangun tidur tidak langsung berdiri, melainkan duduk terlebih dahulu dan mengusap wajah.

Moms juga bisa memberikan sedikit minum untuk membantu tubuh “menyala” kembali, lalu ajak anak pindah duduk ke luar kamar dengan lampu yang lebih terang. Cahaya membantu otak mengenali bahwa ini waktunya bangun, bukan kembali tidur.

3. Mulai Bergerak

Setelah anak lebih sadar, barulah pandu untuk berdiri dan berjalan ke kamar mandi. Ajari untuk mencuci tangan atau membasuh wajah terlebih dahulu.

Halaman Selanjutnya
img_title