Rayakan Idulfitri dengan Nyaman dan Seimbang, Ini Tips dari Pakar Kesehatan

Indoneasia health insight Halodoc
Sumber :
  • Dok. Viva Parenting

Parenting -  Idulfitri merupakan momen kemenangan umat muslim yang dinantikan sepanjang tahun, terutama untuk bersilaturahmi dan merayakan kebersamaan dengan hidangan khas hari raya

Moms, Suka Semprot Parfum di Leher? Hati-Hati Paparan Bahan Kimia dalam Jangka Panjang

Identik dengan gorengan dan kue kering, hidangan khas hari raya tak lepas dari peran lemak yang memberikan cita rasa gurih. Meja makan saat Idulfitri biasanya dipenuhi berbagai sajian menggoda. Mulai dari opor ayam, rendang, sambal goreng ati, hingga aneka kue kering seperti nastar dan kastengel. Hidangan tersebut identik dengan cita rasa gurih yang berasal dari penggunaan santan, minyak, serta berbagai bumbu rempah.

Namun di balik kelezatannya, makanan khas Lebaran juga sering kali mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa memperhatikan keseimbangan gizi, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan seperti diare, perut kembung, hingga rasa lemas setelah makan.

Kulit Kering dan Gatal, Hati-Hati Tanda Dermatitis Atopik, Ini Tips Cara Merawatnya

Agar silaturahmi tetap berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan seperti diare atau rasa lemas, dr. Waluyo Dwi Cahyono - SpPD-KEMD,FINASIM - Mitra Dokter Spesialis Halodoc, membagikan tips praktis saat mengonsumsi makanan khas lebaran. Tips tersebut disampaikan dalam kegiatan Indonesia Health Insights Q1 2026 bertajuk “Transitioning Safely Managing Ramadan Health Risks During Eid Festivities" di On3 Senayan, Selasa (10/03/26).

Beberapa tips yang dimaksud antara lain:

Konsumsi Secara Optimal, Kenali Beberapa Hal Seputar Jus
  • Porsi Makan Seimbang: Tetap nikmati opor dan rendang, namun seimbangkan dengan porsi sayur dan buah yang cukup untuk membantu serat mengontrol penyerapan lemak.
  • Transisi Pola Makan: Tubuh membutuhkan adaptasi setelah sebulan berpuasa. Awali pagi Idulfitri dengan asupan yang tidak terlalu iritatif (hindari terlalu pedas/asam secara mendadak).
  • Metode Masak yang Kreatif: Mencoba metode masak alternatif seperti memanggang atau menumis dengan sedikit minyak berkualitas untuk menjaga cita rasa asli bahan makanan.
  • Cukupi Hidrasi & Istirahat: Di tengah jadwal silaturahmi yang padat, pastikan tubuh tetap terhidrasi dan mendapatkan istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.

"Menjaga kesehatan di hari raya bukan berarti membatasi kesenangan dan perayaan. Dengan sedikit penyesuaian pada cara kita mengolah dan mengonsumsi makanan, kita bisa menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme tetap stabil, sehingga momen Idulfitri bisa dinikmati secara maksimal bersama keluarga," ujar dr. Waluyo.

Halaman Selanjutnya
img_title