Ini 10 Cara Induksi Alami, Percepat Pembukaan Persalinan
- pexels
Walau demikian, jalan kaki saat hamil tetap bisa memberikan manfaat lain, seperti membantu memperbaiki posisi bayi sungsang dan mempercepat tahap pembukaan.
4. Akupunktur
Teknik induksi persalinan lainnya yang cukup populer adalah akupunktur. Metode ini dilakukan dengan menusukkan jarum ke beberapa titik pada tubuh.
Cara ini diyakini dapat meningkatkan produksi oksitosin, memicu pergerakan kepala janin, serta merangsang kesiapan rahim menuju persalinan.
Namun, lagi-lagi belum ada penelitian memadai yang membuktikan berbagai klaim tersebut. Oleh karena itu, Ibu tetap tidak dianjurkan melakukannya tanpa seizin dokter.
Apabila Ibu memang mendapatkan izin dari dokter, pastikan untuk melakukan akupunktur dengan terapis yang memiliki sertifikat.
5. Akupresur
Prinsip akupresur adalah memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu untuk mengurangi rasa sakit. Sama seperti akupunktur, efektivitas akupresur untuk membantu proses persalinan juga belum diketahui pasti. Alih-alih sebagai metode induksi alami, akupresur mungkin lebih banyak digunakan untuk mengurangi nyeri menjelang persalinan.
Jika Ibu berencana melakukan akupresur sebagai induksi alami, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
6. Membrane stripping
Membrane stripping dilakukan dengan cara memasukkan jari berbalut sapu tangan ke dalam vagina untuk memisahkan kantong ketuban. Cara ini dinilai dapat memicu pelepasan prostaglandin yang merangsang persalinan. Namun, perlu diingat bahwa yang boleh melakukannya hanyalah tenaga medis.
Selama proses membrane stripping, Ibu mungkin merasakan nyeri pada vagina dan area di sekitarnya. Mungkin juga akan ada bercak darah yang keluar dari vagina.
7. Minum minyak jarak
Pernah mendengar anjuran minum minyak jarak untuk mempercepat pembukaan persalinan? Meski banyak yang percaya, sayangnya cara ini belum terbukti keamanan dan efektivitasnya. Menurut laman UT Southwestern Medical Center, rasa tidak nyaman pada perut setelah minum ekstrak minyak jarak justru bisa menandakan iritasi akibat gangguan pencernaan.
Minyak jarak memang tidak disebut bisa membahayakan janin, tetapi cara ini juga belum terbukti efektif untuk memicu persalinan. Oleh karena itu, bicarakan dengan dokter jika Ibu berniat mencobanya.
8. Obat-obatan herbal
Meski obat-obatan herbal terkesan lebih alami dan aman, jangan pernah mengonsumsinya selama kehamilan tanpa izin dokter kandungan. Pasalnya, risiko efek samping induksi persalinan dengan obat herbal justru jauh lebih besar dibandingkan manfaatnya. Penggunaan beberapa jenis obat herbal bahkan telah dikaitkan dengan risiko gangguan pencernaan, kerusakan hati, hingga komplikasi persalinan.