Infeksi Cacing Bukan Masalah Sepele: Ini Tanda-Tandanya yang Harus Moms Ketahui

Ilustrasi anak dan cacing
Sumber :
  • Freepik.com

Parenting – Infeksi cacing masih menjadi masalah kesehatan yang cukup sering ditemui, terutama di daerah dengan kebersihan lingkungan yang kurang terjaga. Hal ini masih sering dianggap sepele, meski sebenarnya bisa membahayakan terutama pada anak. Sayangnya, kasus memilukan pada anak yang terjadi di Sukabumi menjadi pengingat betapa seriusnya dampak infestasi parasit jika tak segera ditangani.

Menurut dr. Chairuna, FINEM, pada instagram storynya @moiuna.dr infeksi cacing tidak boleh dianggap remeh. Meski pada awalnya bisa terlihat ringan, kondisi ini berisiko berkembang menjadi lebih berat bila tidak ditangani.

Ciri-ciri infeksi cacing terbagi menjadi dua kelompok, yaitu gejala ringan–sedang dan gejala berat. Penting bagi orang tua maupun orang dewasa untuk mengenali tanda-tanda ini agar bisa segera melakukan pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Ciri-Ciri Infeksi Cacing Ringan hingga Sedang

Pada tahap awal, gejala infeksi cacing mungkin tampak samar dan sering diabaikan. Namun, menurut dr. Chairuna, tanda-tanda berikut bisa menjadi sinyal adanya parasit di dalam tubuh:

1. Berat badan sulit naik atau bahkan turun tanpa sebab jelas

Cacing menyerap sebagian nutrisi dari makanan, sehingga pertambahan berat badan anak terhambat.

2. Perut kembung atau sering begah

Gas berlebih di saluran cerna dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

3. Gatal ringan di area anus, terutama pada malam hari

Ini adalah gejala khas cacing kremi, karena cacing betina bertelur di sekitar anus saat malam.

4. Sering mengalami infeksi berulang

Daya tahan tubuh menurun akibat nutrisi yang terus-menerus diambil cacing.

5. Alergi kulit lebih sering kambuh

Ruam, eksim, atau gatal bisa memburuk akibat beban infeksi di dalam tubuh.

Ilustrasi anak sakit perut

Photo :
  • Freepik.com

Ciri-Ciri Infeksi Cacing Berat

Jika jumlah cacing di dalam tubuh terlalu banyak atau tubuh gagal mengimbanginya, infeksi dapat menimbulkan komplikasi serius. Berikut tanda-tanda infeksi cacing yang berat:

1. Anemia berat

Ditandai dengan lemas, pucat, hingga jantung berdebar, karena cacing menghisap darah dan nutrisi penting.

2. Malnutrisi jelas

Anak tampak sangat kurus, gagal tumbuh, atau kehilangan massa otot.

3. Nyeri perut hebat hingga obstruksi usus

Gumpalan cacing jenis Ascaris dapat menyumbat usus dan menimbulkan sakit perut parah.

4. Pembengkakan hati atau limpa

Menunjukkan beban infeksi yang tinggi dalam tubuh.

5. Edema atau bengkak

Terjadi akibat hipoalbuminemia (kadar protein albumin sangat rendah).

6. Gejala neurologis

Kejang atau migrain berat bisa muncul bila larva cacing bermigrasi ke otak atau otot.

7. Kelelahan ekstrem dan gangguan saraf

Kondisi tubuh melemah karena kekurangan nutrisi dan gangguan metabolisme akibat infeksi berat.

Infeksi cacing bisa tampak sepele, tetapi bila tidak ditangani dapat berakibat serius bagi kesehatan. Mulai dari berat badan yang sulit naik, gatal di area anus, hingga anemia berat dan komplikasi neurologis, semuanya adalah tanda yang perlu diwaspadai.

Menurut dr. Chairuna, pencegahan tetap menjadi kunci utama. Menjaga kebersihan makanan, rajin mencuci tangan, dan pemberian obat cacing secara berkala sesuai anjuran dokter adalah langkah penting untuk melindungi diri dan keluarga. Dan perlu diingat jika sudah  menunjukan ada gejala infeksi cacing, jangan melakukan self diagnose atau hanya mengandalkan obat bebas. Sebaiknya Moms segera membawa dan memeriksa anak ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, agar mendapat penanganan yang tepat dan aman.

Kasus tragis di Sukabumi bukanlah sekadar berita sensasional, tetapi peringatan nyata bahwa infeksi cacing bisa berkembang dari kondisi ringan menjadi kritis. Gejalanya tidak selalu dramatis, mulai dari perut kembung, gatal malam, hingga berat badan yang menurun. Semua bisa menjadi pintu masuk menuju situasi berbahaya.

Mengenali gejala sejak dini akan membantu mendapatkan penanganan lebih cepat, sehingga infeksi cacing tidak berkembang menjadi kondisi yang berat. Karena itu, yuk kita tingkatkan kebersihan, edukasi keluarga, dan akses pemeriksaan kesehatan anak. Pencegahan dan deteksi dini sangat penting demi menghindari tragedi serupa di masa depan.