Waspada! Ini Lima Dampak Sering Makan Mie Instan Bagi Anak
- Freepik.com
Parenting – Tidak bisa dimungkiri, mie instan masih menjadi primadona disemua kalangan, terutama anak-anak. Rasanya yang nikmat dan cara pembuatan yang mudah, menjadi salah satu daya tarik.
Namun, di balik kemudahan dan kepraktisannya, mie instan memiliki bumbu yang sering kali mengandung zat aditif seperti Monosodium Glutamate (MSG). Dilansir dari halodoc.com, konsumsi MSG dalam jumlah berlebihan bisa berdampak negatif, terutama pada anak-anak, dengan potensi kerusakan otak serta risiko kesehatan serius lainnya seperti obesitas dan kanker.
Selain itu, konsumsi mie instan secara rutin juga berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan lainnya. Yuk simak penjelasannya berikut ini!
Gangguan Kesehatan Anak Akibat Sering Makan Mie
Berikut ini adalah beberapa gangguan kesehatan yang dapat terjadi pada anak yang terlalu sering mengonsumsi mie instan:
1. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas
Mie memiliki nutrisi yang rendah karena bahan utamanya hanya terbuat dari terigu dan tepung. Kedua bahan ini kemudian diolah melalui proses yang panjang sebelum pengemasan. Terigu dan tepung tidak mengandung vitamin dan mineral penting bagi anak di masa pertumbuhannya. Sementara anak membutuhkan asupan tersebut untuk menjaga daya tahan tubuh dan mengoptimalkan perkembangannya.
Di dalamnya juga mengandung tinggi kalori, karbohidrat dan lemak trans yang berdampak pada peningkatan berat badan anak. Risiko obesitas bisa terjadi jika anak mengonsumsi mie lebih dari satu bungkus setiap hari. Selain karena konsumsi mie instan, anak juga dapat mengalami obesitas akibat beberapa hal lain.
2. Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Terlalu sering mengonsumsi mie instan bisa menghambat nutrisi yang masuk ke dalam tubuh akibat kurangnya vitamin dan mineral untuk proses pertumbuhan. Akibatnya, anak bisa saja mengalami gangguan pencernaan.
Beberapa gejalanya meliputi susah buang air besar, kembung, diare hingga kebocoran pada usus. Jika sudah begitu, anak berisiko mengalami kekurangan gizi, dehidrasi, anemia (kurang darah) dan perdarahan di saluran pencernaan.
3. Kerusakan Organ Tubuh
Kandungan propylene glycol dalam mie berisiko menghambat perkembangan organ tubuh anak yang belum terbentuk sempurna. Propylene glycol adalah bahan kimia yang berfungsi untuk menjaga kelembapan mie dalam kemasan.