Anak Sering Mendengkur, Waspada Penyakit Adenoid! Simak Penjelasannya
- Freepik.com
Parenting – Jika anak kerap mendengkur saat tidur, Moms perlu waspada. Pasalnya, hal tersebut bisa disebabkan pembesaran adenoid, yaitu peradangan dan pembengkakan pada kelenjar di dalam hidung atau tenggorokan bagian atas (kelenjar adenoid). Kondisi ini membuat anak kesulitan untuk bernapas dan terpaksa bernapas melalui mulut.
Dikutip dari alodokter.com, Adenoid berfungsi memerangkap kuman yang masuk melalui mulut dan hidung. Organ ini juga menghasilkan antibodi untuk membantu tubuh melawan infeksi. Pada anak-anak, pembesaran adenoid merupakan kondisi yang normal. Adenoid yang telah membesar akan mengecil setelah anak berusia 5–7 tahun dan makin mengecil saat memasuki usia dewasa.
Penyebab Pembesaran Adenoid
Pembesaran adenoid merupakan kondisi yang biasa terjadi pada anak-anak, tetapi tidak tertutup kemungkinan kondisi ini dialami oleh orang dewasa.
Pembesaran kelenjar adenoid biasanya disebabkan oleh infeksi, seperti:
• Infeksi virus, seperti Adenovirus, rhinovirus, virus Epstein–Barr (EBV), atau Coronavirus
• Infeksi bakteri, seperti Haemophilus influenza, Corynebacterium diphteriae, atau Staphylococcus aureus
Kelenjar adenoid yang sedang melawan infeksi akan membesar dan biasanya akan kembali ke ukuran normal bila infeksi sudah mereda.
Perlu diketahui, adenoid juga bisa membesar meski tidak ada infeksi atau infeksi telah hilang. Kondisi atau gangguan medis yang dapat menyebabkan pembesaran adenoid antara lain:
• Alergi atau iritasi di hidung dan tenggorokan
• Penyakit asam lambung
• Tumor hidung atau sinus
• Kanker kelenjar getah bening (limfoma)
• Infeksi HIV
Selain itu, ada faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya pembesaran adenoid, antara lain:
• Paparan polusi udara
• Kebiasaan merokok
• Riwayat asma atau alergi
Gejala Pembesaran Adenoid
Gejala pembesaran adenoid tergantung pada kondisi yang menyebabkan terjadinya peradangan. Berbagai tanda dan gejala yang muncul akibat pembesaran adenoid adalah:
• Mendengkur
• Bibir pecah-pecah
• Mulut kering
• Pilek
• Hidung tersumbat
• Sleep apnea
• Sakit tenggorokan
• Pembengkakan kelenjar getah bening di leher
• Sakit telinga dan pendengaran terganggu
• Suara sengau saat berbicara
• Napas berbunyi
Kapan harus ke dokter
Lakukan pemeriksaan ke dokter bila Anda atau anak Anda mengalami gejala yang disebutkan di atas. Pemeriksaan perlu dilakukan sedini mungkin untuk mendeteksi penyebab kemunculan gejala tersebut, terutama bila ada keluhan sakit telinga.