Vagina Gatal Saat Hamil, Bisa Jadi Infeksi Sampai Bakteri
- Freepik.com
Parenting – Menjaga kesehatan vagina sangatlah penting, utamanya bagi ibu hamil (Bumil) yang memiliki hormon berubah-ubah. Keluhan ini tentunya membuat bumil merasa risih bahkan tidak nyaman.
Chioma Ndubisi, MD, Dokter Kandungan/Ginekolog, menjelaskan bahwa gatal pada vagina selama kehamilan umumnya berkaitan dengan perubahan hormon atau infeksi jamur.
"Obat-obatan dan infeksi menular seksual (IMS) adalah kemungkinan penyebab lainnya. Bicaralah dengan dokter Anda karena beberapa kondisi memerlukan perawatan medis untuk mengurangi risiko komplikasi kehamilan," kata Ndubisi dilansir dari VeryWellHealth.
8 Penyebab keluhan vagina gatal saat hamil
Ada banyak penyebab ibu hamil mengalami gatal pada vagina selama kehamilan. Sebagian besar tidak memerlukan perawatan agresif, tetapi beberapa memang memerlukan obat. Delapan kemungkinan penyebabnya antara lain:
1. Infeksi jamur vagina
Ini juga dikenal sebagai sariawan vagina atau kandidiasis vagina. Penyebabnya adalah jamur bernama Candida albicans. Infeksi ini sangat umum terjadi selama trimester kedua. Meskipun tidak nyaman, risikonya kecil untuk janin.
2. Infeksi menular seksual (IMS)
Infeksi menular seksual (IMS) seperti herpes, klamidia, gonore, dan trikomoniasis. Semua kondisi tersebut dapat menyebabkan gatal pada vagina selama kehamilan. "Mengobati infeksi ini penting karena dapat menular ke janin Anda dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius," ujar Ndubisi.
3. Vaginosis bakterial
Vaginosis bakterial adalah infeksi bakteri yang terjadi ketika bakteri sehat di vagina menjadi tidak seimbang dan tumbuh berlebihan, yang menyebabkan iritasi dan gatal.Infeksi ini dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan masalah pernapasan pada janin.
4. Infeksi streptokokus grup B
Ini adalah bakteri umum yang dibawa 10 hingga 30 persen ibu hamil. Selama persalinan, streptokokus grup B dapat menular ke bayi baru lahir yang menyebabkan masalah kesehatan serius. Skrining untuk streptokokus grup B biasanya dilakukan setelah 35 minggu kehamilan dan dapat diobati untuk melindungi ibu dan bayinya.
5. Perubahan hormon
Perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat kulit lebih sensitif, menyebabkan kulit kering, pecah-pecah, ruam, dan gatal.
6. Menyusui
Menyusui dan persiapannya dapat menurunkan kadar estrogen dan dapat menyebabkan vagina kering dan gatal.