Jangan Salah Pilih! Ini Cara Agar Bayi Bebas Ruam Popok
- Freepik.com
Parenting – Di masa awal kehidupan bayi, popok menjadi salah satu kebutuhan utama yang hampir tidak bisa dipisahkan dari keseharian. Bahkan, berdasarkan data riset, lebih dari 75 persen bayi di Indonesia sudah menggunakan popok sejak minggu pertama kelahiran.
Namun di balik kepraktisannya, penggunaan popok yang tidak tepat justru bisa memicu berbagai masalah kulit. Mulai dari kulit bayi yang terasa pengap, popok yang menggembung setelah menyerap cairan, hingga ruam popok yang masih sering terjadi dan bahkan cenderung meningkat.
Karena itu, penting bagi Moms untuk memahami bagaimana memilih popok yang tepat agar kulit si kecil tetap sehat dan nyaman.
Kenapa Ruam Popok Masih Sering Terjadi?
Ruam popok umumnya muncul karena kondisi kulit bayi yang terlalu lembap, tertutup terlalu lama, atau iritasi akibat gesekan dan bahan tertentu. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kulit bayi masih sangat sensitif sehingga mudah mengalami iritasi jika tidak dijaga kebersihan dan kelembapannya dengan baik.
Hal ini juga diperkuat oleh penjelasan dokter spesialis anak, dr Tania Paramita, bahwa lingkungan yang lembap dan minim sirkulasi udara di area popok menjadi salah satu pemicu utama ruam pada bayi.
Tips Memilih Popok Bayi yang Tepat
Agar si kecil tetap nyaman dan terhindar dari ruam, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
1. Pilih Ukuran yang Sesuai
Pastikan popok sesuai dengan berat badan bayi. Popok yang terlalu ketat bisa menyebabkan gesekan dan iritasi, sementara yang terlalu longgar berisiko bocor dan membuat kulit lembap lebih lama.
2. Daya Serap Tinggi
Popok yang baik harus mampu menyerap cairan dengan cepat dan maksimal, sehingga kulit bayi tetap kering. Hindari popok yang mudah menggembung setelah menyerap urin, karena ini bisa meningkatkan risiko kelembapan berlebih yang memicu ruam.
3. Sesuaikan dengan Fase Tumbuh Kembang
Pemilihan tipe popok juga penting:
- Tipe perekat (tape): cocok untuk bayi baru lahir yang belum aktif
- Tipe celana (pants): untuk bayi yang mulai aktif merangkak atau berjalan (sekitar 6 bulan ke atas)