Ini 10 Cara Induksi Alami, Percepat Pembukaan Persalinan

ilustrasi induksi alami
Sumber :
  • pexels

Viva Parenting

Moms, Jangan Lewatkan Golden Hour! Satu Jam Pertama Setelah Melahirkan Bisa Berdampak Besar bagi Ibu dan Bayi

Induksi tidak hanya bisa dilakukan dengan pemberian obat-obatan, tetapi juga secara alami. Terdapat beberapa cara melakukan induksi alami untuk mempercepat kontraksi.

Di kutip dari hellosehat.com, tujuan utama induksi persalinan adalah merangsang kontraksi rahim agar proses melahirkan menjadi lebih cepat. Selain menggunakan obat-obatan, ada juga metode induksi secara alami.

Nyeri Haid? Berikut 8 Minuman Alami yang Menenangkan

Sayangnya, tidak semua cara induksi alami terbukti aman dan efektif. Sebelum Anda mencobanya, simak dahulu penjelasan mengenai cara induksi alami yang banyak dipercaya berikut ini.

1. Berhubungan ranjang

AQUA Hadirkan Sensasi Adem Alami, Dari Alam untuk Keluarga Indonesia

Menurut Cleveland Clinic, berhubungan ranjang ternyata bisa merangsang produksi hormon oksitosin sehingga memicu kontraksi rahim.

Kandungan hormon prostaglandin pada air mani juga dipercaya bisa membantu melembutkan dan membuka leher rahim sehingga mempercepat pembukaan. Meski cara ini belum terbukti secara medis, berhubungan ranjang merupakan hal yang wajar dan boleh dilakukan selama kehamilan.

Namun, cara ini tidak dianjurkan bagi ibu hamil yang memiliki komplikasi, seperti ketuban pecah dini, perdarahan, atau berisiko melahirkan bayi prematur.

2. Stimulasi puting

American Pregnancy Association menyebutkan bahwa stimulasi puting bisa menjadi salah satu cara induksi alami. Teknik ini bisa dilakukan secara manual menggunakan tangan maupun pompa payudara elektrik.

Stimulasi puting akan merangsang produksi hormon oksitosin. Ini adalah hormon yang dibutuhkan untuk merangsang kontraksi rahim dan pembukaan persalinan.

Selain mempercepat pembukaan persalinan, stimulasi puting akan membantu merangsang produksi ASI pada inisiasi menyusui dini (IMD) sesaat setelah bayi dilahirkan.

Meski begitu, Ibu tetap perlu konsultasi dengan dokter lebih dulu sebelum melakukannya. Pasalnya, stimulasi yang berlebihan dikhawatirkan akan membuat kontraksi terlalu intens.

3. Jalan kaki

Ibu hamil disarankan untuk rutin berjalan kaki sejak memasuki trimester tiga kehamilan. Ini karena gerakan pinggul saat berjalan dipercaya dapat mendorong janin menuju jalan lahir. 

Meski begitu, efektivitas berjalan kaki sebagai induksi alami untuk merangsang kontraksi rahim masih diperdebatkan. Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa ibu yang sering jalan kaki bisa melahirkan lebih cepat dibandingkan ibu yang tidak melakukannya.

Halaman Selanjutnya
img_title