Pahami! Berikut Jenis dan Dampak dari Kista Ovarium
- Freepik.com
Parenting – Tidak semua kista akan menimbulkan ciri haid penderita kista yang jelas. Jenis kista sangat memengaruhi bagaimana pola haid akan berubah. Berikut ini adalah beberapa jenis kista ovarium seperti yang dikutip dari Alodokter.com:
• Kista folikel, yaitu kista membuat haid terlambat atau pendarahan lebih banyak saat pecah
• Kista korpus luteum, yaitu kista yang memicu perdarahan di antara siklus haid
• Kista dermoid, yaitu kista yang tidak berdampak pada siklus haid, kecuali jika ukurannya besar dan menimbulkan nyeri
• Kista endometriosis, yaitu kista yang menyebabkan haid sangat nyeri (dismenore) dan perdarahan abnormal
Sementara itu, munculnya kista ovarium ini bisa berdampak pada tubuh wanita, seperti:
• Gangguan keseimbangan hormon reproduksi
• Tekanan pada rahim dan jaringan di sekitarnya
• Perdarahan hebat dan nyeri yang tidak biasa akibat kista pecah/terpuntir
Gejala Kista Ovarium yang Sering Menyertai
Di samping ciri haid penderita kista di atas, penderita juga bisa mengalami gejala lain, misalnya:
• Nyeri perut bagian bawah, kembung, atau rasa penuh di perut
• Nyeri ketika buang air kecil atau besar
• Sakit saat berhubungan seksual
• Nyeri menetap yang mengganggu aktivitas harian
Gejala ini dapat berjalan beriringan dengan ciri haid penderita kista, yang mana hal ini dapat memberikan petunjuk tambahan pada dokter.
Walau banyak kista ovarium bersifat jinak, Anda perlu segera berkonsultasi jika mengalami:
• Nyeri haid semakin parah, sulit ditahan, atau tidak mereda dengan obat pereda nyeri biasa
• Perdarahan menstruasi sangat banyak hingga sering ganti pembalut
• Perdarahan terjadi di luar siklus haid atau setelah menopause
• Nyeri perut hebat yang mendadak, bisa disertai mual, muntah, atau pingsan
Apabila mengalami salah satu kondisi di atas, Anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan, seperti USG, untuk memastikan diagnosis.
Pentingnya Mencatat Pola Haid
Agar ciri haid penderita kista mudah dikenali sejak dini, biasakan mencatat pola haid setiap bulan. Catatan penting yang bisa Anda buat, antara lain:
• Tanggal mulai dan berakhir haid
• Jumlah pembalut yang digunakan per hari