Waspada! Ini 5 Ciri Haid Penderita Kista yang Perlu dikenali

Ilustrasi penderita kista
Sumber :
  • Freepik.com

Parenting – Menstruasi menjadi hal yang umum dirasakan dan dijalani sebagai kodrat seorang wanita. Namun, perubahan pola menstruasi menjadi ciri haid penderita kista. Meski umumnya bersifat jinak dan tidak memicu keluhan berarti, Anda tetap harus melakukan deteksi dini kista agar kondisinya bisa segera ditangani dan menurunkan risiko terjadinya komplikasi. 

Pahami! Berikut Jenis dan Dampak dari Kista Ovarium

Memahami ciri haid penderita kista sangat penting agar Anda tidak mengabaikan setiap perubahan yang terjadi pada siklus menstruasi. Pasalnya, beberapa wanita mengalami perubahan yang nyata, sedangkan yang lain hanya mengalami perubahan samar sehingga sering kali dianggap normal.

Jika ciri-cirinya tidak dikenali sejak dini, diagnosis ataupun pengobatan kista bisa tertunda, yang mana hal ini berisiko memengaruhi kesehatan organ reproduksi secara keseluruhan.

Anak Demam Jangan Asal Kasih Obat! Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua

Ciri Haid Penderita Kista yang Harus Dikenali

Dilansir dari Alodokter.com, ciri haid penderita kista dapat berbeda-beda pada setiap wanita, tergantung jenis dan ukuran kista, serta seberapa besar pengaruhnya terhadap fungsi ovarium dan hormon tubuh. Inilah beberapa ciri haid penderita kista yang umum dikeluhkan:

Moms Wajib Tahu! Pakaian Dalam Dads Ternyata Berpengaruh pada Kenyamanan Beraktivitas

1. Siklus haid tidak teratur

Siklus menstruasi normal umumnya terjadi setiap 21–35 hari. Namun, pada penderita kista ovarium, siklus ini bisa berubah menjadi lebih cepat (kurang dari 21 hari), lebih lambat (lebih dari 35 hari), atau bahkan haid datang dua kali dalam sebulan maupun sangat jarang terjadi. 

Hal ini disebabkan karena kista dapat menghambat proses pematangan atau pelepasan sel telur (ovulasi), sehingga tubuh kesulitan menjaga ritme hormon yang mengatur siklus haid. Akibatnya, menstruasi menjadi sulit diprediksi dan bisa berbeda dari bulan ke bulan. Ciri haid penderita kista ini banyak yang tidak menyadarinya, karena sering dianggap akibat stres atau kelelahan.

2. Volume darah menstruasi tidak biasa

Pada beberapa wanita dengan kista, darah haid yang keluar bisa jauh lebih banyak dari biasanya (menorrhagia) hingga membuat Anda harus sering mengganti pembalut dan mungkin merasa lemas. Volume darah kista juga bisa sangat sedikit (hipomenorea), hanya berupa bercak ringan. 

Jika kista memengaruhi hormon estrogen, lapisan dinding rahim akan lebih tebal dan darah yang keluar saat menstruasi semakin banyak. Sebaliknya, pada gangguan ovulasi tertentu akibat kista, dinding rahim kurang berkembang sehingga volume darah sangat sedikit. Ciri haid penderita kista ini perlu diwaspadai, terutama jika berlangsung terus-menerus.

Halaman Selanjutnya
img_title