Kata-Kata Ajaib Pengganti “Kamu Pasti Bisa” agar Anak Lebih Tangguh
- Freepik.com
Parenting – Siapa di sini yang anaknya suka tampil di depan umum? Entah itu pentas seni, lomba pidato, atau sekadar tampil membaca puisi di sekolah, atau saat anak sedang mau ujian. Biasanya sebagai orang tua ingin memberi semangat dengan kalimat sederhana “Kamu pasti bisa! Semangat!” Kalimat ini terdengar positif, ya? Tapi ternyata, menurut Adam Grant, seorang psikolog sekaligus penulis buku Hidden Potential, kalimat ini justru bisa membuat anak semakin cemas sebelum tampil.
Kenapa bisa begitu? Karena ucapan “kamu pasti bisa” menekankan anak untuk fokus pada hasil, bukan pada usaha dan proses. Alhasil, anak merasa tidak boleh gagal dan tertekan untuk selalu berhasil. Padahal, yang sebenarnya paling dibutuhkan anak adalah strategi, validasi emosi, serta kehadiran orang tua.
Mengapa "Kamu Pasti Bisa" Justru Jadi Beban?
Adam Grant menjelaskan bahwa anak-anak yang dibiasakan dengan dorongan berbasis hasil sering kali mengalami kecemasan performa. Mereka merasa tampil harus selalu sempurna, dan ketika ada kesalahan kecil, mereka mudah kecewa atau bahkan kehilangan kepercayaan diri.
Dengan kata lain, ucapan “kamu pasti bisa” menciptakan kepercayaan diri palsu yang rapuh.
Sebaliknya, yang perlu dibangun adalah daya tahan mental dan pemahaman bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar dan dengan latihan yang giat itu juga sebuah kesuksesan.
Ini dia 5 Ucapan Pengganti "Kamu Pasti Bisa" ala Adam Grant
Daripada fokus pada hasil, yuk coba kalimat berikut saat anak mau tampil agar penampilnnya lebih maksimal ;
1. “Ayah/Ibu lihat kamu sudah latihan keras dan semangat. Nikmati proses tampil di panggung ya.”
Kalimat ini fokus pada usaha, bukan hasil. Anak jadi merasa dihargai atas kerja kerasnya, bukan hanya kesuksesan.
2. “Deg-degan itu normal, tandanya kamu peduli. Yuk tarik napas lalu ucapkan bismillah dan berdoa sebelum mulai.”
Kalimat ini memberikan validasi emosi anak, sekaligus memberi strategi sederhana untuk mengelola rasa gugup.
3.“Apapun nanti hasilnya, kamu sudah berani tampil. Itu keren!
Kalimat ini menekankan keberanian dan pengalaman tampil, bukan kemenangan semata.
4. "Kalau nanti di atas panggung ada yang nggak sesuai rencana, kamu mau ngapain?”
Pertanyaan ini melatih anak untuk berpikir adaptif dan punya strategi menghadapi situasi tak terduga.
5. “Yang penting tunjukkan apa yang sudah kamu latih selama ini. Nikmati saja momennya di panggung.”
Kalimat ini mengajak anak fokus menikmati pengalaman, bukan terbebani untuk tampil sempurna.
Dengan pendekatan ini, anak belajar bahwa tampil bukan soal menang atau kalah, tapi soal berproses, berani mencoba, dan menikmati perjalanan.
Membangun potensi terbaik anak tidak datang dari kalimat penyemangat yang manis, tapi dari dukungan nyata, strategi, validasi emosi, dan kehadiran orang tua. Ingat, seperti kata Adam Grant dalam Hidden Potential: "Potensi terbaik anak muncul saat mereka fokus ke proses, bukan dibebani hasil.”
Jadi, mulai sekarang, yuk Moms kita pilih kata-kata yang lebih sehat dan membangun. Dengan begitu, anak bukan hanya percaya diri sesaat, tapi juga tumbuh dengan mental tangguh dan siap menghadapi tantangan hidup ke depannya.