Lindungi Anak di Dunia Digital Tanpa Membatasi, Ini Strateginya Moms!
- Magnific.com
Parenting – Di era digital seperti sekarang, internet sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak. Jika dimanfaatkan dengan bijak, teknologi ini bisa membuka banyak peluang belajar dan eksplorasi. Namun sebaliknya, penggunaan tanpa batas justru berisiko menjadi “boomerang” yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak lho, Moms.
Menyadari hal tersebut, Google bersama YouTube menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak di dunia digital. Keduanya percaya bahwa setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga orang tua perlu memiliki kendali dalam menentukan pengalaman digital yang paling sesuai bagi anak.
Untuk mendukung hal tersebut, berbagai fitur pun dihadirkan agar Moms & Dads bisa mengatur sekaligus membangun kebiasaan digital yang sehat di rumah.
Salah satunya adalah fitur pengaturan durasi menonton seperti Shorts Timer, yang memungkinkan orang tua membatasi waktu anak saat mengakses konten YouTube Shorts, bahkan hingga menonaktifkannya sepenuhnya.
Selain itu, terdapat juga fitur pengingat seperti “Take a Break” dan “Bedtime Reminder” yang membantu anak belajar mengatur waktu, mulai dari kapan harus beristirahat hingga menghentikan aktivitas menonton menjelang waktu tidur.
Dalam hal konten, orang tua juga dapat menyesuaikan jenis tayangan sesuai usia anak juga, termasuk memblokir video atau kanal tertentu yang dianggap kurang sesuai. Tak hanya itu, melalui fitur Family Center, orang tua bisa lebih aktif memantau aktivitas digital anak sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka dan pendampingan yang lebih aktif dan dua arah.
“Youtobe dan Google selalu hadir untuk melindungi anak dan remaja di dunia digital, bukan membatasi mereka dari dunia digital,” ujar Dora Songco, Product Marketing Manager, Brand & Reputation, Google Indonesia.
Dora Sonco, Product Marketing Manager Google Indonesia
- Istimewa/Dok. Google Indonesia
Tak berhenti di situ, Google dan YouTube juga terus mendorong hadirnya konten edukatif berkualitas yang bisa membantu anak belajar sekaligus mengeksplorasi minatnya, mulai dari sejarah, sains, literasi keuangan, hingga isu lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Akademi Edukreator yang mendukung para guru-kreator dalam menghadirkan konten pembelajaran yang aman dan inklusif.