Rahasia Sukses Toilet Training: Membantu Anak Lepas Popok dengan Tenang dan Bahagia

Ilustrasi anak menggunakan popok
Sumber :
  • freepik.com

Parenting – Umur si kecil sudah mencapai 2 tahun, namun ia masih belum mampu lepas popok? Tenang Moms, ini adalah fase yang normal dan sering dialami banyak anak. Proses toilet training memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan konsistensi. Di usia ini, si kecil juga sedang dalam masa transisi lain yaitu disapih dari ASI, sehingga wajar jika ia membutuhkan lebih banyak dukungan emosional dari Moms.

Orang Tua Wajib Tahu, Lima Hal Penting yang Harus Diajarkan ke Anak Perempuan

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), toilet training biasanya bisa mulai diperkenalkan sejak anak berusia 18–24 bulan, ketika anak mulai bisa mengontrol kandung kemihnya dan memahami instruksi sederhana. Membiasakan anak untuk mengontrol kandung kemih dan mengkomunikasikan keinginannya buang air kecil maupun besar adalah keterampilan baru yang harus dilatih. Agar proses ini lebih mudah dan menyenangkan, Moms bisa mencoba beberapa tips berikut.

1. Beri Contoh Bagaimana Menggunakan Toilet

Anak belajar paling cepat dengan meniru. Moms bisa menunjukkan bagaimana cara menggunakan toilet dengan sederhana. Misalnya, membiarkan si kecil melihat ketika orang dewasa atau kakaknya pergi ke toilet. Hal ini akan membuatnya paham bahwa toilet adalah tempat untuk buang air, bukan popok.

2. Buat Jadwal Rutin ke Toilet

Moms, Sering Bilang ‘Ayo Cepat’ ke Anak? Hati-Hati Ini Dampaknya

Biasakan si kecil pergi ke toilet secara teratur, misalnya setelah bangun tidur, sebelum mandi, atau setelah makan. Dengan jadwal ini, anak akan belajar mengenali pola tubuhnya sendiri dan terbiasa menggunakan toilet pada waktu tertentu. American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa rutinitas yang konsisten dapat mempercepat keberhasilan toilet training.

3. Lepas Popok Secara Bertahap

Halaman Selanjutnya
img_title