People Pleasing pada Anak: Penyebab, Tanda, dan Cara Mencegahnya

Ilustrasi anak suka membantu
Sumber :
  • Freepik.com

Parenting – Banyak orang tua bangga memiliki anak yang manis, penolong, dan selalu berusaha membuat orang lain senang. Namun, hati-hati moms di balik sikap yang tampak “baik banget” bisa tersembunyi pola people pleasing. Perasaan ingin selalu berbuat lebih bukanlah tanda kebaikan murni bila tujuannya agar disukai orang lain. Sikap ini dapat membuat anak kehilangan jati diri dan rentan kecewa. Artikel ini membahas penyebab anak tumbuh menjadi people pleaser dan bagaimana orang tua dapat mencegahnya.

Niatnya Sayang, Tapi Kok Jadi People Pleasing ke Anak?

Apa Itu People Pleasing pada Anak?

People pleasing adalah kecenderungan untuk selalu menyenangkan orang lain, bahkan dengan mengorbankan kebutuhan dan perasaan diri sendiri. Anak yang demikian tidak benar-benar bertindak karena paham makna kebaikan, melainkan karena takut ditolak atau ingin diterima.

Anak Demam Jangan Asal Kasih Obat! Ini 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua

Mengutip Psikiater dr. Elvine Gunawan, Sp.Kj, anak-anak yang mengalami pengalaman traumatis seperti penolakan, perundungan, atau sering dibanding-bandingkan jadi cenderung berusaha keras menyenangkan orang lain agar merasa layak diterima.

Tanda Anak Cenderung People Pleaser, Orang tua perlu peka jika menemukan beberapa perilaku ini pada anak:

Moms Wajib Tahu! Pakaian Dalam Dads Ternyata Berpengaruh pada Kenyamanan Beraktivitas

- Terlalu teratur atau perfeksionis melebihi usianya.

- Selalu tersenyum meski terlihat memaksakan diri.

- Sering menawarkan diri melakukan hal yang biasanya dihindari anak-anak.

- Enggan mengungkapkan keinginannya sendiri.

- Terlalu sering meminta izin untuk hal-hal kecil.

- Lebih suka di rumah daripada bermain dengan teman.

- Terlihat sibuk menenangkan orang dewasa.

Jika perilaku ini muncul terus-menerus, bisa jadi anak sedang mengorbankan dirinya demi orang lain. Anak yang demikian rentan merasa kecewa, rendah diri, bahkan mengalami masalah kesehatan mental di kemudian hari.

Dampak Buruk People Pleasing pada Anak

- Kehilangan jati diri karena selalu menyesuaikan diri dengan keinginan orang lain.

-Sering kecewa karena kebaikan tidak selalu dibalas.

- Rendahnya rasa percaya diri akibat menganggap dirinya tidak cukup berharga tanpa validasi orang lain.

- Rentan dieksploitasi karena sulit berkata tidak.

Cara Mencegah Anak Menjadi People Pleaser

Agar anak tumbuh percaya diri dan mampu menghargai dirinya sendiri, orang tua dapat melakukan langkah berikut:

  1.   Tanyakan dan dengarkan kebutuhan anak

Halaman Selanjutnya
img_title